You need to enable javaScript to run this app.

MI Nurul Huda Lengkong Cerme Berbasis Digital

MI Nurul Huda Lengkong Cerme Berbasis Digital

GRESIK – Meskipun terletak di pelosok Kabupaten Gresik tepatnya di Desa Lengkong kecamatan Cerme, Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda tak henti berinovasi. Usai beberapa waktu lalu telah dilaunching menjadi Madrasah Digital, kini MI Nurul Huda juga berkembang dalam kewirausahaan.

MI Nurul Huda memang telah menjadi Madrasah Digital sejak di launching beberapa waktu lalu, dengan berbagai kelengkapan yang menunjang proses belajar mengajar. Mulai dari absensi siswa yang menggunakan kartu pelajar berbasis digital, dimana bisa dipantau orangtua wali murid melalui aplikasi di smartphone, CCTV dan smart TV di setiap meja kelas, juga komputer di setiap meja siswa.

Kepala MI Nurul Huda Lengkong Endi mengaku semua itu tak lepas dari peran para guru, diakuinya MI Nurul Huda Lengkong sudah menerapkan belajar berbasis digital sejak dua tahun lalu.

“Bahkan dalam ujian tahun ini semua berbasis digital, dengan ujian online para siswa bisa langsung melihat nilai mereka seusai mengerjakan ujian,” terangnya.

Selain menjadi madrasah digital, program MI Nurul Huda juga berkembang dalam berbagai bidang. Seperti peternakan, berkebun, juga kewirausahaan melalui NH (Nurul Huda) Mart. Dimana NH Mart sendiri sering membantu ekonomi warga Desa Lengkong melalui penjualan sembako dengan harga murah dibawah harga pasar.

Hal tersebut mendapatkan apresiasi oleh kasi pendidikan agama kantor kemenag Gresik Masfufah, MPd  saat melakukan monitoring ujian, dirinya mengaku sedikit terkejut dengan berbagai program yang dimiliki MI Nurul Huda Lengkong.

“Ini sangat luar biasa, bukan mengenai bagaimana hasilnya namun lebih bagaimana prosesnya, ide briliant yang bisa menjadi contoh bagi madrasah lain,” tuturnya kepada Radar Gresik.

Menurutnya segala upaya MI Nurul Huda Lengkong dalam program madrasah digital maupun kewirausahaan patut diacungi jempol. Bahkan dirinya berharap berbagai upaya serta proses hingga bisa menjalin kerjasama dengan perusahaan, Universitas Brawijaya Malang, maupun dengan pihak desa bisa dijadikan sebuah buku.

“Kemenag akan segera memberikan pendampingan dan menyediakan pengawas, Itu nanti  akan melakukan pendampingan mulai dari administrasi, tata kelola hingga evaluasi tentang kewirausahaan. Saya rasa guru disini hebat-hebat,” pungkas mantan Kepala MAN 1 Gresik itu.

Selain itu, MI Nurul Huda dengan keterbatasan biaya mampu memiliki berbagai inovasi dan cara memecahkan berbagai tantangan, seperti dalam pengadaan alat-alat drumband yang dinilai mahal.(Riri/Radar Gresik).

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Endi, S.Pd.SD

- Kepala Sekolah -

Assalamualaikum Wr Wb. Puji syukur kepada AllAh SWT, Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan anugerah-Nya sehingga website MI…

Berlangganan
Donatur