You need to enable javaScript to run this app.

Endi Berhasil Antarkan MI Nurul Huda Cerme Menjadi Madrasah Digital

Endi Berhasil Antarkan MI Nurul Huda Cerme Menjadi Madrasah Digital

GRESIK – Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat, ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, hormat, atau satu ikatan yang dilakukan dengan ikhlas. Hal itulah yang selalu dipegang Endi, Kepala Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda Lengkong.

 

Pengabdian yang tulus serta rasa tanggung jawab mengantarkannya menjadikan madrasah yang berada di pelosok desa menjadi madrasah digital. Endi yang merupakan aktivis Pramuka merasa prihatin dengan kondisi lembaga pendidikan yang ada di tengah masyarakat Desa Lengkong Kecamatan Cerme.

 

“Pada tahun 1992 saya hanya seorang aktivis pramuka yang tersentak untuk mengawali kariernya mengabdi menjadi  guru pada Lembaga MI Nurul Huda Lengkong Cerme Gresik. Sebuah Lembaga yang memiliki jumlah siswa kurang dari 60 siswa dan memiliki lima orang guru dengan pendidikan terakhir Sekolah Menengah Atas (SMA),” ungkap Endi.

 

Selain sebagai guru Pramuka, di MI Nurul Huda Lengkong Endi juga waktu itu ditunjuk sebagai guru olahraga. Demi memenuhi permintaan seorang tokoh masyarakat sekaligus pengurus dan komite madrasah membuatnya terketuk untuk mengabdi kepada lembaga pendidikan yang telah berdiri sejak tahun 1959.

 

“Waktu tahun 1992 Desa Lengkong Cerme masih menjadi desa kecil yang merupakan desa dengan masyarakat ekonomi rentan dan termasuk Desa Tertinggal (IDT). Sehingga berpengaruh terhadap jumlah siswa. MI Nurul Huda Lengkong merupakan lembaga pendidikan satu-satunya di Desa Lengkong,”jelas Endi.

 

Menurutnya kondisi saat itu MI Nurul Huda mengalami kemrosotan dalam kualitas baik mutu maupun ketersediaan sarana dan prasarana yang dimiliki. Kondisi tersebut berjalan selama beberapa tahun tanpa ada perubahan yang signifikan. Namun pada tahun 2003 dengan pengalaman yang dimiliki selama mengajar dipadu dengan ilmu dari kegiatan pelatihan dan diklat bagi guru, SDM guru mulai meningkat sehingga ada titik terang dalam perjuangan para guru di MI Nurul Huda Lengkong.

 

“Masalah tidak berhenti disitu, taraf ekonomi masyarakat yang waktu itu masih rendah sehingga kepedulian masyarakat masih rendah terhadap pendidikan anak juga ikut rendah. Beberapa guru menjadi frustasi akibat kondisi tersebut,” kata Endi.

 

Endi lantas memikirkan strategi yang realistis dengan mencari trobosan bantuan pada pemerintah, pengusaha, hingga para dermawan yang peduli pendidikan. Hingga Endi menemukan jalan bekerjasama dengan beberapa dunia usaha yang ada di sekitar Desa Lengkong  yakni pengerajin sarung tenun, penjahit, juga donatur dari luar Desa Lengkong yakni sebuah perusahaan yang ada di Pasuruan.

 

Berkat pengabdian dan berbagai pengalaman yang cukup lama diukir Endi, Yayasan menyampaikan pengangkatan beliau menjadi Kepala MI Nurul Huda Lengkong. Dalam tahun pertama menjabat, Endi lantas mengukirkan prestasi gemilang dengan meningkatnya nilai ujian siswa kelas enam dimana mendapat peringkat ke-10 madrasah di Kabupaten Gresik. Demikian para guru yang semakin meningkatkan potensinya sebagai pengajar melalui berbagai bimtek ataupun pelatihan.

 

Tingkat kepercayaan para donatur semakin meningkat dibuktikan dengan adanya MoU dengan perusahaan di Pasuruan dengan awal kerjasama bantuan prasarana bangku, papan tulis, hingga lemari dokumen. Tak berhenti disana, Endi juga mengajarkan para siswanya belajar entrepreanuer dengan memanfaatkan lahan sekolah sebagai kebun sayuran dan kini menjadi salah satu ,juga hadirnya NH Mart yang siap menyediakan kebutuhan warga sekitar dengan harga yang sangat murah. Dimana setiap pendapatan akan digunakan untuk kebutuhan belajar siswa.

 

” Kini MI Nurul Huda Lengkong selain bekerjasama dengan perusahaan PT Belitang Kalisari juga menggandeng Universitas Brawijaya dalam mewujudkan madrasah berbasis digital. MI Nurul Huda selain sebagai basis penelitian dosen dan mahasiswa juga mendapatkan bantuan komputer dimana kini telah dimiliki oleh setiap kelas, mulai dari kelas empat hingga kelas enam,” papar Endi.

 

Kini MI Nurul Huda telah menjadi madrasah digital dan enterpreneur sesuai harapan dari Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.  Hal tersebut sesuai muatan kurikulum MI Nurul Huda yaitu kurikulum madrasah digital dan enterpreneur. (Sumber : https://radargresik.jawapos.com/sport/pendidikan/07/11/2022/endi-berhasil-antarkan-mi-nurul-huda-cerme-menjadi-madrasah-digital/)

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Endi, S.Pd.SD

- Kepala Sekolah -

Assalamualaikum Wr Wb. Puji syukur kepada AllAh SWT, Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan anugerah-Nya sehingga website MI…

Berlangganan
Donatur